Berita Terbaru
BAZNAS Kabupaten Badung Hadirkan Kehangatan bagi Korban Banjir di Pulau Biak, Denpasar
Denpasar – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Badung menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak banjir di kawasan Pulau Biak, Denpasar. Melalui aksi kemanusiaan, BAZNAS Kabupaten Badung hadir membawa bantuan sekaligus menghadirkan kehangatan bagi warga yang sedang berjuang melewati masa sulit pascabencana.
Bantuan yang diberikan berupa paket kebutuhan pokok, perlengkapan kebersihan, serta dukungan logistik harian yang sangat dibutuhkan oleh para korban. Kehadiran tim BAZNAS di lokasi juga disertai dengan doa bersama serta motivasi agar masyarakat tetap tabah dan semangat dalam menghadapi musibah.
Ketua BAZNAS Kabupaten Badung menyampaikan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata kepedulian umat dan komitmen BAZNAS dalam memberikan manfaat bagi sesama. “Kami hadir tidak hanya membawa bantuan fisik, tetapi juga ingin memberikan kehangatan, semangat, dan harapan baru bagi warga Pulau Biak yang terdampak banjir,” ungkapnya.
Masyarakat penerima manfaat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Mereka berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban hidup sehari-hari, terutama dalam masa pemulihan pascabanjir.
Banjir yang melanda wilayah Pulau Biak, Denpasar, mengakibatkan puluhan rumah terendam dan aktivitas warga terganggu. Kehadiran BAZNAS Kabupaten Badung di tengah masyarakat menjadi bukti nyata peran lembaga zakat dalam meringankan penderitaan korban bencana
BERITA15/09/2025 | Humas
BAZNAS Indonesia Segera Merespons Banjir di Bali dengan Mendirikan Dapur Umum dan Menyalurkan Bantuan Kemanusiaan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI cepat merespons bencana banjir besar yang melanda Bali dengan mendirikan Dapur Umum, melaksanakan aksi bersih, serta menyalurkan bantuan untuk kemanusiaan. Bencana ini disebabkan oleh hujan sangat deras yang mencapai 385 mm dalam satu hari, setara dengan curah hujan selama sebulan, yang mengakibatkan sungai meluap dan terjadi genangan di enam daerah, termasuk Denpasar, Gianyar, Jembrana, Badung, Tabanan, dan Klungkung. Tragedi ini menyebabkan minimal 18 jiwa meninggal, enam orang hilang, serta lebih dari 400 keluarga terdampak, dengan kerusakan yang mencakup struktur rumah, pasar, dan jalan utama. Saidah Sakwan, MA, selaku Pimpinan BAZNAS RI untuk Pendistribusian dan Pendayagunaan, mengungkapkan bahwa BAZNAS RI berkolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Bali serta relawan telah terjun langsung ke lapangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak. Bantuan yang diberikan mencakup layanan dapur umum, penyediaan air, dan distribusi logistik darurat seperti paket kebersihan, perlengkapan bayi, selimut, dan kebutuhan dasar lainnya. "Setelah mendengar tentang bencana ini, BAZNAS segera menugaskan tim untuk memberikan layanan kemanusiaan bagi mereka yang terkena dampak. Kami berkomitmen memastikan bahwa zakat dapat langsung hadir untuk membantu mereka yang membutuhkan pada situasi darurat seperti ini," kata Saidah Sakwan di Jakarta, Selasa (16/9/2025). Saidah melanjutkan, relawan dari BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersama BAZNAS Provinsi Bali bergerak cepat untuk memberikan berbagai bantuan bagi para korban banjir di Bali. "Tim BAZNAS mendirikan tempat penampungan, dapur umum, serta titik penyediaan air di berbagai lokasi seperti Pos Padanggalak, Desa Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, dan Jalan Pulau Biak, Desa Dauh Puri, Kecamatan Denpasar Barat," terangnya. Selain itu, BAZNAS juga memberikan 1.500 porsi makanan siap saji yang disalurkan ke beberapa lokasi pengungsian. Hari ini, BAZNAS akan terus melanjutkan aksi kemanusiaan dengan mendirikan dua dapur umum di wilayah Denpasar Barat dan Denpasar Timur. Selain menyediakan makanan siap saji dan air bersih, BAZNAS juga akan menyalurkan logistik tambahan dan melaksanakan aksi bersih serta semprotan disinfektan, baik di Pos Padanggalak maupun area Pasar Kumbasari. "Di samping bantuan darurat, BAZNAS juga berencana mendukung pemulihan setelah bencana dengan melakukan aksi bersih dan penyemprotan disinfektan," ungkapnya. Saidah berharap agar para korban dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa tanpa perlu merasa khawatir terhadap dampak lanjut dari banjir.
BERITA14/09/2025 | Humas
BAZNAS Kabupaten Badung Koordinasi dengan Wali Kota Denpasar untuk Penanganan Banjir
Denpasar – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Badung melakukan koordinasi dengan Wali Kota Denpasar dalam rangka memperkuat respon penanganan bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Denpasar.
Koordinasi ini dilaksanakan untuk memastikan langkah-langkah bantuan dapat berjalan efektif, terarah, dan tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat yang terdampak langsung. Pimpinan BAZNAS Kabupaten Badung menyampaikan kesiapan lembaganya dalam mendukung penyaluran bantuan logistik maupun kebutuhan darurat lainnya bagi korban banjir.
“BAZNAS Kabupaten Badung siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Denpasar. Melalui koordinasi ini, kami berharap bantuan yang dihimpun dapat segera disalurkan dan memberi manfaat nyata bagi warga yang terdampak banjir,” ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Badung.
Wali Kota Denpasar menyambut baik sinergi tersebut dan mengapresiasi kepedulian BAZNAS Kabupaten Badung yang ikut serta dalam respon cepat penanganan bencana. “Kami berterima kasih atas dukungan BAZNAS. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mempercepat pemulihan kondisi masyarakat,” ucapnya.
Seperti diketahui, banjir yang terjadi akibat hujan deras beberapa waktu lalu mengakibatkan sejumlah rumah warga terendam, akses jalan terganggu, serta aktivitas masyarakat terhambat. Dengan adanya koordinasi lintas wilayah dan dukungan lembaga kemanusiaan, diharapkan proses penanganan banjir dapat lebih optimal.
BERITA14/09/2025 | Humas
DBS Bank Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir di Denpasar dan Badung melalui BAZNAS Kabupaten Badung
Denpasar – PT Bank DBS Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir yang melanda wilayah Denpasar dan Badung. Penyaluran bantuan dilakukan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Badung sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya.
Bantuan yang diserahkan berupa paket kebutuhan pokok, perlengkapan kebersihan, serta logistik darurat yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat terdampak banjir. Serah terima bantuan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Badung dan diterima langsung oleh pimpinan BAZNAS, untuk kemudian segera didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.
Perwakilan Bank DBS Indonesia menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat sekitar, khususnya mereka yang tengah mengalami musibah.
“Melalui kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Badung, kami berharap bantuan ini dapat tepat sasaran dan meringankan beban warga yang terdampak banjir di Denpasar maupun Badung,” ungkap perwakilan DBS Bank.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Badung menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank DBS Indonesia yang telah mempercayakan penyaluran bantuan melalui BAZNAS. “Kami akan segera mendistribusikan bantuan ini kepada warga terdampak banjir. Semoga menjadi keberkahan bagi penerima maupun pemberi,” ujarnya.
Banjir yang terjadi beberapa waktu lalu di sejumlah titik wilayah Denpasar dan Badung menyebabkan puluhan rumah terendam serta aktivitas warga terganggu. Kehadiran bantuan ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan dan memberikan semangat baru bagi masyarakat yang terdampak.
BERITA13/09/2025 | Humas
Dukung UMKM Otomotif, BAZNAS Badung Siapkan 3 Unit Z-Auto
Badung — BAZNAS Kabupaten Badung melaksanakan kegiatan verifikasi dan survei lapangan terhadap calon penerima program Z-Auto di wilayah Kabupaten Badung. Program ini merupakan salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi umat yang difokuskan pada penguatan usaha bengkel, khususnya bengkel kecil yang membutuhkan dukungan agar lebih berkembang dan berdaya saing.
Melalui program Z-Auto, BAZNAS Kabupaten Badung memberikan bantuan sarana dan prasarana yang diperlukan bagi bengkel, disertai pendampingan manajemen usaha, pencatatan keuangan, hingga strategi layanan yang lebih profesional. Dengan langkah ini, bengkel penerima manfaat diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan, memperluas jaringan pelanggan, serta menumbuhkan kemandirian ekonomi keluarga.
Ketua BAZNAS Kabupaten Badung menjelaskan bahwa verifikasi dan survei lapangan ini dilakukan untuk memastikan calon penerima benar-benar memenuhi kriteria, memiliki komitmen mengelola usaha secara berkelanjutan, serta dapat menjaga keberlangsungan program.
“Z-Auto bukan hanya sebatas bantuan, tetapi juga program pemberdayaan. Melalui pendampingan, kami ingin memastikan bengkel penerima manfaat bisa lebih maju, mandiri, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Adapun pada tahap awal, BAZNAS Kabupaten Badung menargetkan peluncuran 3 unit Z-Auto yang tersebar di beberapa titik strategis se-Kabupaten Badung. Program ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam memperkuat ekonomi umat di sektor otomotif, sekaligus membuka peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat.
BERITA08/09/2025 | Yusuf
Perkuat Ekonomi Umat, BAZNAS Kabupaten Badung Verifikasi Penerima Program ZMart
Badung — BAZNAS Kabupaten Badung melaksanakan kegiatan verifikasi dan survei lapangan bagi calon penerima program ZMart di wilayah Kabupaten Badung. Program ini merupakan salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi umat yang dirancang untuk mendukung pelaku UMKM, khususnya di bidang usaha toko kelontongan dan sembako eceran.
ZMart hadir sebagai solusi nyata dalam memperkuat ekonomi masyarakat kecil, dengan menyediakan sarana usaha berupa toko kelontongan yang lebih tertata, berdaya saing, serta mampu meningkatkan pendapatan keluarga. Dalam tahap awal, BAZNAS Kabupaten Badung merencanakan peluncuran sebanyak 50 outlet ZMart yang tersebar di seluruh kecamatan se-Kabupaten Badung.
Ketua BAZNAS Kabupaten Badung menyampaikan bahwa verifikasi dan survei lapangan ini penting dilakukan guna memastikan calon penerima benar-benar sesuai kriteria, memiliki komitmen untuk mengelola usaha dengan baik, serta dapat menjaga keberlanjutan program.
“Program ZMart tidak hanya memberikan bantuan modal dan sarana usaha, tetapi juga akan didampingi dengan pelatihan manajemen usaha, pencatatan keuangan sederhana, hingga strategi pemasaran agar UMKM penerima manfaat bisa lebih berkembang,” ujarnya.
Dengan hadirnya ZMart, BAZNAS Kabupaten Badung berharap dapat membantu masyarakat meningkatkan taraf hidup, menciptakan lapangan kerja baru, serta memperkuat ketahanan ekonomi berbasis umat di Kabupaten Badung.
BERITA08/09/2025 | Yusuf
Mengenal Lebih Jauh tentang Zakat Perusahaan: Definisi, Ragam, dan Persyaratan
Sebuah wawancara dengan BAZNAS Kota Sukabumi mengungkapkan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban individu muslim, tetapi juga dibebankan kepada perusahaan yang telah mencapai syarat nishab dan haul. Zakat perusahaan dianggap sebagai alat penting dalam mengaitkan dunia bisnis dengan tanggung jawab sosial, memberikan nilai berkah dalam setiap aspek usaha. Menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan fatwa-fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), perusahaan sebagai badan hukum dapat dikenai kewajiban zakat terhadap harta yang dimilikinya. Zakat perusahaan mencakup berbagai sumber pendapatan dan aset, seperti keuntungan usaha, simpanan, modal yang diputar, dan investasi yang halal. Bila kekayaan bersih perusahaan mencapai nishab yang ditetapkan setara dengan 85 gram emas dan sudah berjalan selama setahun (haul), maka wajib dizakati sebesar 2,5%. Dalam prakteknya, zakat perusahaan dapat dihitung dari laba bersih setelah pajak atau berdasarkan total aset produktif perusahaan. BAZNAS Kota Sukabumi siap membantu perusahaan dalam menghitung, berkonsultasi, hingga melaporkan zakat perusahaan dengan transparan, untuk memudahkan pemenuhan kewajiban tanpa mengganggu jalannya operasional. Tunaikan zakat perusahaan tidak hanya memengaruhi perusahaan itu sendiri, tetapi juga memberikan dampak besar bagi masyarakat. Dana zakat yang terkumpul akan disalurkan ke program pemberdayaan, seperti bidang pendidikan, kesehatan, bantuan kemanusiaan, dan ekonomi umat. Selain manfaat sosial, zakat perusahaan juga membawa manfaat spiritual dan berkah dalam bisnis, dengan meyakini bahwa konsistensi dalam berbagi membawa kesuksesan dan membuka pintu rezeki yang lebih luas. Dari segi regulasi, perusahaan yang menyalurkan zakat melalui BAZNAS dapat memperoleh manfaat fiskal berupa pengurang pajak penghasilan (PPh) sesuai dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan. Dengan adanya insentif pajak tersebut, zakat perusahaan menjadi pilihan strategis bagi manajemen dalam menyelaraskan kepatuhan hukum, tanggung jawab sosial, dan nilai spiritual. Dengan mengundang seluruh perusahaan di Kota Sukabumi untuk berpartisipasi dalam zakat perusahaan, BAZNAS berharap dapat memperkuat misi pemberdayaan dan kesejahteraan umat. Melalui zakat perusahaan, perusahaan tidak hanya akan mendapatkan berkah dalam bisnis, tetapi juga berperan aktif dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera. Mari jadikan zakat perusahaan sebagai budaya korporasi yang melekat pada setiap langkah bisnis, karena keberkahan bisnis bermula dari keberkahan harta.
BERITA08/09/2025 | Khoirunisa
Momen Bersejarah dalam Peristiwa Bulan Rabiul Awal dalam Agama Islam
Sejarah Penting di Bulan Rabiul Awal dalam Islam Bulan Rabiul Awal merupakan salah satu bulan istimewa dalam kalender hijriah yang diperingati oleh umat Islam di seluruh dunia. Bulan ini membawa sejumlah peristiwa penting dalam sejarah Islam, mulai dari kelahiran Nabi Muhammad SAW, peristiwa hijrah, hingga wafatnya beliau. Sejarah ini tidak hanya mengingatkan umat akan bukan hanya sebagai bulan lahirnya Rasulullah SAW, tetapi juga peristiwa besar yang memengaruhi perjalanan dakwah Islam. Kelahiran Nabi Muhammad SAW pada tanggal 12 Rabiul Awal di Kota Mekah dalam tahun Gajah, sekitar 571 M, merupakan cahaya di tengah kegelapan zaman jahiliyah. Kehadiran beliau di dunia menjadi anugerah bagi umat manusia dan diiringi oleh tanda-tanda kebesaran Allah. Kelahiran ini menjadi awal dari perjalanan dakwah Islam yang penuh pengorbanan. Hijrah beliau dari Mekah ke Madinah juga merupakan tonggak sejarah peradaban Islam. Perjalanan hijrah tersebut tidak hanya perpindahan fisik, melainkan strategi besar yang membawa Islam berkembang menjadi peradaban yang kuat di Madinah. Hijrah juga melahirkan Piagam Madinah yang mencerminkan prinsip keadilan, toleransi, dan persatuan. Wafatnya Rasulullah SAW pada tanggal 12 Rabiul Awal tahun 11 H menjadi kehilangan besar bagi umat Islam. Namun, meskipun beliau tiada, ajaran Islam tetap hidup melalui Al-Qur'an dan sunnah. Kesedihan umat saat itu menunjukkan kuatnya iman para sahabat dan kepemimpinan umat Islam pun dilanjutkan melalui musyawarah pemilihan khalifah pengganti. Sejarah penting di bulan Rabiul Awal ini menjadi pedoman hidup bagi umat Islam masa kini dalam menghadapi tantangan zaman modern. Setiap peristiwa tersebut memberikan hikmah yang relevan, seperti cahaya iman, arti perjuangan, dan pentingnya menjaga ajaran Islam agar tetap murni. Umat dapat mengambil inspirasi dari sejarah ini untuk meningkatkan amal ibadah, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sosial. Sejarah penting di bulan Rabiul Awal juga menjadi sarana dakwah bagi umat Islam untuk menyampaikan ajaran Islam yang penuh kedamaian dan kasih sayang. Dengan meneladani Rasulullah SAW, umat dapat menghadapi tantangan zaman dan memperkuat cinta kepada beliau. Sejarah ini mengingatkan umat bahwa perjuangan, pengorbanan, dan keteladanan Rasulullah SAW harus terus dijaga dan diperjuangkan. Dengan melalui sejarah penting di bulan Rabiul Awal, umat Islam diingatkan untuk menjadikan beliau sebagai teladan utama dalam membangun masa depan yang lebih baik. Peringatan ini tidak hanya sebagai nostalgia, tetapi sebagai langkah nyata dalam menjaga keberlangsungan dakwah Islam dan memperkuat cinta kepada Rasulullah SAW.
BERITA08/09/2025 | M Hilmi Zuhdi
Menggali Makna dan Kelebihan Sedekah: Pengertian dan Manfaatnya
Edukasi Sedekah dan Keutamaannya
Sedekah, yang berasal dari kata "shadaqah" dalam bahasa Arab, adalah tindakan pemberian harta atau non-harta yang dilakukan oleh individu atau badan usaha untuk kemaslahatan umum, menurut peraturan BAZNAS No.2 tahun 2016.
Perbuatan sedekah sangat dianjurkan dalam agama Islam, sebagaimana terdapat dalam Al-Qur'an, surat Al-Baqarah ayat 271.
Terdapat beberapa keutamaan dalam sedekah, di antaranya:
Sedekah Tidak Mengurangi Harta
Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta. Meskipun terlihat berkurang secara materi, namun kekurangan tersebut akan digantikan dengan pahala di sisi Allah SWT sesuai dengan janji-Nya yang tercantum dalam surat Saba ayat 39.
Sedekah Menghapus Dosa
Sebagai upaya untuk menghapus dosa-dosa, sedekah merupakan ibadah yang istimewa. Rasulullah SAW pernah menyatakan bahwa sedekah mampu menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.
Sedekah Melipatgandakan Pahala
Allah SWT akan melipatgandakan pahala bagi orang yang bersedekah, sebagaimana terdapat dalam Al-Qur'an, surat Al Hadid ayat 18. Sedekah membawa banyak keistimewaan dan nikmat dari Allah SWT.
Semoga kita senantiasa dilimpahkan kemudahan dalam melakukan sedekah, sebagai bagian dari ibadah istimewa yang diberkahi. Aamiin.
Untuk melakukan sedekah melalui BAZNAS Kota Sukabumi, kunjungi tautan berikut: https://kotasukabumi.baznas.go.id/sedekah
BERITA08/09/2025 | Khoirunisa
BAZNAS Badung Buka Pendaftaran Sertifikasi Halal dan Kurasi Gratis bagi UMKM
Badung – BAZNAS Kabupaten Badung kembali memberikan dukungan nyata bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan membuka pendaftaran Kurasi dan Sertifikasi Halal Gratis. Program ini hadir sebagai bentuk kepedulian BAZNAS untuk meningkatkan kualitas produk UMKM sekaligus memperluas akses pasar yang lebih kompetitif.
Pendaftaran dibuka hingga 14 September 2025 dengan dua kategori layanan, yaitu:
Sertifikasi Halal Pendaftaran dapat dilakukan melalui link: https://bit.ly/sertifikasihalalbaznasbdg
Kurasi (NIB, PIRT, dan Pengemasan) Pendaftaran dapat dilakukan melalui link: https://bit.ly/FormKurasiOnlineBAZDA2025
Selain itu, pelaku UMKM juga bisa langsung menghubungi Yusuf (089647045006) atau datang ke kantor BAZNAS Kabupaten Badung untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Badung berharap dapat membantu UMKM naik kelas, memiliki legalitas usaha yang lebih kuat, serta meningkatkan daya saing produk, khususnya di pasar yang membutuhkan sertifikasi halal.
BERITA08/09/2025 | Humas
Menko PM Muhaimin Dukung Kolaborasi bersama BAZNAS untuk Reduksi Kemiskinan di Indonesia
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, A. Muhaimin Iskandar, meraih penghargaan sebagai Menteri Pendukung Gerakan Zakat dalam acara BAZNAS Award 2025. Penghargaan tersebut diberikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Menko PM Muhaimin dalam mendukung gerakan zakat dan pemberdayaan masyarakat. BAZNAS menilai perannya sangat strategis dalam mengintegrasikan program pemerintah dengan gerakan zakat nasional untuk mengatasi kemiskinan.
Menerima penghargaan tersebut, Menko PM Muhaimin Iskandar mengungkapkan rasa syukurnya dan menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan BAZNAS dalam menangani isu kemiskinan di Indonesia. Ia berharap kolaborasi ini dapat membawa perubahan positif dalam pembangunan nasional yang berbasis kebersamaan dan menjawab berbagai persoalan masyarakat di tanah air.
Muhaimin juga menyoroti pentingnya semangat gotong royong dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera. Menurutnya, BAZNAS memiliki peran strategis dalam mendukung solidaritas umat dan mengatasi masalah kemiskinan. Ia menegaskan bahwa program pemberdayaan sosial yang berkelanjutan merupakan fokus utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin di Indonesia.
Dalam upaya menekan angka kemiskinan, Muhaimin optimistis bahwa target penghapusan kemiskinan ekstrem bisa tercapai. Pemerintah berkomitmen menurunkan angka 3 juta penduduk miskin ekstrem menjadi nol pada tahun 2026 melalui program pemberdayaan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk kolaborasi dengan BAZNAS. Target selanjutnya adalah mengurangi angka kemiskinan nasional maksimal 4 persen pada 2029, dengan harapan minimal 3 persen penduduk miskin terentaskan dalam empat tahun ke depan.
Muhaimin menegaskan bahwa kerja sama seluruh elemen bangsa, termasuk kekuatan umat Islam, adalah kunci utama dalam mencapai target-target tersebut. Dalam membangun masyarakat yang sejahtera, ia mengajak untuk terus menjaga persatuan dan solidaritas guna mewujudkan pemberdayaan dan mengatasi kemiskinan di Indonesia secara bersama-sama.
BERITA02/09/2025 | Humas
BAZNAS dan BPS Tingkatkan Kerjasama dalam Pemanfaatan Data untuk Meningkatkan Akurasi Penyaluran Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menegaskan keseriusannya dalam mengelola zakat dengan jujur, transparan, dan akuntabel. Melalui kerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS), BAZNAS bertekad untuk memperkuat ketepatan penyaluran zakat. Nota Kesepahaman (MoU) antara BAZNAS dan BPS resmi ditandatangani di Jakarta pada Jumat (29/8/2025). Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, mengatakan bahwa data BPS akan mendukung efektivitas pendistribusian zakat, memastikan tepat sasaran, dan menghindari tumpang tindih bantuan. Dengan data yang terstruktur, BAZNAS dapat mengidentifikasi kondisi mustahik secara detail, sehingga zakat tidak hanya disalurkan secara mekanis, tetapi juga memberikan dampak yang signifikan pada peningkatan kesejahteraan. Kepala BPS RI, Dr. Amalia Adininggar Widyasanti, menegaskan bahwa kerja sama ini akan memperkuat Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN), di mana BAZNAS dengan cakupan 26 juta mustahik akan berperan penting dalam pemutakhiran DTSN. Melalui pemadanan data, penerima zakat dapat dipastikan masuk dalam kategori yang tepat, sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025. Dengan kolaborasi antara BAZNAS dan BPS ini, pengelolaan zakat semakin modern, berbasis data, dan terintegrasi dengan sistem nasional, sesuai dengan misi BAZNAS untuk mengurangi kemiskinan. Melalui kerja sama ini, kepercayaan masyarakat terhadap penyaluran zakat melalui BAZNAS diperkuat, dengan jaminan bahwa setiap rupiah zakat akan sampai kepada yang berhak. Selain itu, BAZNAS memberikan penghargaan BAZNAS Award 2025 kategori Lembaga Pendukung Ekosistem Zakat kepada BPS sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi dalam mendukung pengelolaan zakat berbasis data. Dengan sinergi data antara BAZNAS dan BPS, umat Islam diharapkan semakin yakin untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, serta ikut berperan dalam gerakan bersama untuk mengentaskan kemiskinan secara berkelanjutan. Terakhir, Ketua BAZNAS, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menekankan bahwa zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen sosial yang mampu membawa keadilan dan kesejahteraan. Melalui BAZNAS, zakat dikelola dengan profesional dan memberikan dampak positif bagi bangsa secara keseluruhan.
BERITA02/09/2025 | Humas BAZNAS Minahasa
Manfaat dan Signifikansi Zakat dalam Konteks Sosial
Zakat dalam Islam membawa berbagai manfaat, hikmah, dan keutamaan secara sosial yang signifikan. Salah satu manfaatnya adalah sebagai ekspresi ketaatan kepada Allah SWT, menjaga keseimbangan sosial, dan membersihkan hati serta pikiran individu. Dampak positif zakat juga terlihat dalam mengurangi kemiskinan, pemberdayaan ekonomi, peningkatan akses kesehatan, pendidikan, dan pembangunan infrastruktur sosial. Praktik zakat bukan hanya sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen penting dalam menciptakan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Keuntungan tidak perlu tertunda. Melalui pembayaran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Bandung, Anda juga dapat memberikan kontribusi bagi yang membutuhkan dan memperkuat solidaritas umat. Salurkan kebaikan Anda dengan mudah dan aman melalui layanan resmi yang tersedia. Transfer donasi ke rekening berikut: Bank BCA 810.132.2025, Bank BJB Syariah 546.010.200.7270, Bank Mandiri 130.003.000.2722 atas nama BAZNAS Kota Bandung. Anda juga dapat memberikan infak melalui BSI 771.451.4517, BCA 810.143.2025 atas nama BAZNAS Kota Bandung. Untuk donasi kemanusiaan Palestina, transfer ke BJB 000.00.202.111.11 atas nama BAZNAS Kota Bandung. Untuk informasi lebih lanjut dan konsultasi ZIS, hubungi pusat WhatsApp di 0853-5330-7128. Melalui pemahaman yang mendalam tentang hikmah dan keutamaan zakat dalam aspek sosial, kita dapat lebih memahami pentingnya zakat dalam membangun masyarakat yang lebih adil dan sejahtera. Untuk informasi dan donasi lebih lanjut, kunjungi situs web resmi kotabandung.baznas.go.id/bayarzakat.
BERITA02/09/2025 | BAZNAS Kota Bandung
Pedoman Pemberian Sedekah Nabi Muhammad kepada Umat Muslim
Rasulullah Muhammad SAW: Teladan Bersedekah Bagi Umat Islam
Rasulullah Muhammad SAW adalah panutan utama bagi umat Islam dalam semua aspek kehidupan, termasuk dalam beramal bersedekah. Beliau mengajarkan umatnya akan pentingnya memberikan kepada yang membutuhkan serta memberikan teladan langsung dalam beramal bersedekah. Mari kita lebih memahami bagaimana Rasulullah beramal bersedekah melalui kisah-kisah yang tercatat dalam sejarah Islam.
1. Kemurahan Hati Rasulullah
Rasulullah dikenal dengan sifat kemurahan hatinya yang luar biasa. Beliau tidak pernah ragu untuk membantu orang-orang yang membutuhkan, baik dalam bentuk harta maupun nasihat dan perlindungan. Beliau mengajarkan bahwa bersedekah bukan hanya tentang memberikan harta, tetapi juga tentang memberikan kebaikan dengan segala cara yang dimungkinkan.
2. Menyantuni Kaum Miskin dan Yatim
Salah satu amal bersedekah Rasulullah yang terkenal adalah menyantuni kaum miskin dan yatim. Beliau selalu memperhatikan kebutuhan mereka dan memberikan bantuan sesuai kemampuan. Rasulullah mengajarkan kepada umatnya bahwa menyantuni kaum miskin dan yatim merupakan salah satu amal yang paling dicintai oleh Allah SWT.
3. Bersedekah dalam Bentuk Nasihat dan Doa
Tidak hanya dalam bentuk materi, Rasulullah juga memberikan sedekah dalam bentuk nasihat dan doa kepada umatnya. Beliau selalu memberikan motivasi dan dorongan kepada para sahabatnya untuk berbuat kebaikan dan membantu sesama. Rasulullah juga selalu mendoakan kebaikan bagi umatnya, agar mereka selalu diberi kekuatan untuk berbuat baik dan mendapatkan keberkahan dalam hidup.
4. Memberikan Contoh Kebaikan dalam Kehidupan Sehari-hari
Rasulullah tidak hanya memberikan contoh kebaikan dalam bentuk bersedekah secara besar-besaran, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Beliau selalu menjadi teladan bagi umatnya dalam segala hal, termasuk dalam sikap dermawan dan murah hati. Rasulullah mengajarkan bahwa bersedekah bukan tindakan sulit dilakukan, melainkan tindakan yang seharusnya dilakukan oleh setiap muslim.
5. Bersedekah dengan Tulus dan Ikhlas
Salah satu pelajaran penting dari kisah bersedekah Rasulullah adalah pentingnya bersedekah dengan tulus dan ikhlas. Beliau selalu mengajarkan umatnya bahwa bersedekah bukan untuk mencari pujian atau balasan dari manusia, melainkan semata-mata untuk mendapatkan keridhaan Allah SWT. Rasulullah mencontohkan betapa pentingnya niat yang tulus dalam setiap amal kebaikan yang dilakukan.
Kisah bersedekah Rasulullah memberikan inspirasi dan motivasi bagi umat Islam untuk mengikuti jejak beliau dalam berbuat kebaikan. Beliau mengajarkan bahwa bersedekah bukan tindakan sulit dilakukan, melainkan salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan membantu sesama. Dengan mengikuti contoh Rasulullah dalam bersedekah, kita dapat menjadi lebih baik dalam berbuat kebaikan dan mendapatkan keberkahan dalam hidup.
BERITA02/09/2025 | BAZNAS Kota Bandung
Membangkitkan Amalan Sunnah Nabi dengan Memberikan Zakat dan Sedekah
Berikut adalah berita yang telah diparafrase dengan ramah SEO dan sesuai dengan slug "/menghidupkan-sunnah-Rasul-melalui-zakat-dan-sedekah/": ```html
Jalan Hidupkan Sunnah Rasulullah SAW Melalui Zakat dan Sedekah
Dalam kehidupan seorang muslim, cinta kepada Rasulullah SAW bukan hanya diungkapkan dengan kata-kata, tetapi ditunjukkan melalui perbuatan nyata. Salah satu cara mengekspresikan cinta tersebut adalah melalui sedekah sebagai wujud kecintaan kepada Rasulullah SAW. Beliau merupakan contoh teladan yang luar biasa dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam kepedulian sosial dan kedermawanan. Rasulullah dikenal sebagai figur yang sangat pemurah, dermawan, dan tidak pernah menolak permintaan orang yang membutuhkan.
Bagi umat Islam, mencontoh beliau berarti menjiwai akhlaknya, salah satunya lewat sedekah. Melalui sedekah, seorang muslim dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT dan pada saat yang sama menunjukkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW yang telah mengajarkan pentingnya berbagi. Artikel ini akan mengulas secara mendalam tentang pentingnya sedekah, keterkaitannya dengan kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta bagaimana mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
1. Meneladani Rasulullah SAW dalam Bersedekah
Rasulullah SAW merupakan figur utama yang dijadikan teladan bagi umat Islam. Beliau tidak hanya memerintahkan umatnya untuk bersedekah, tetapi juga mencontohkan sendiri dalam kehidupan sehari-hari.
Dikisahkan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah menyimpan harta terlalu lama. Setiap kali ada yang meminta, beliau dengan cepat memberikannya, bahkan saat beliau sendiri dalam situasi terbatas. Tindakan ini menegaskan betapa pentingnya sedekah sebagai tindakan cinta kepada Rasulullah SAW, karena memperlihatkan bahwa harta bukanlah milik yang mutlak, tetapi anugerah dari Allah untuk digunakan demi kebaikan.
Kedua, dalam banyak riwayat, Rasulullah SAW selalu memprioritaskan kebutuhan orang lain di atas kebutuhannya sendiri. Bahkan saat beliau hanya memiliki satu kurma, beliau tetap membagikannya kepada yang membutuhkan. Tindakan teladan ini harus menjadi motivasi bagi kita untuk meniru akhlak mulia beliau.
Ketiga, Rasulullah SAW menekankan bahwa sedekah tidak selalu harus dalam bentuk besar. Tersenyum kepada sesama muslim, menghilangkan rintangan dari jalan, atau memberikan bantuan kecil juga dihitung sebagai sedekah. Dengan demikian, siapa pun bisa bersedekah sesuai kemampuannya.
Keempat, kepribadian dermawan beliau sangat jelas terlihat pada bulan Ramadan. Rasulullah SAW menjadi jauh lebih dermawan daripada angin yang bertiup. Hal ini mendorong umat Islam untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momen utama untuk meningkatkan sedekah.
Terakhir, dengan menyerupai kebaikan dan kedermawanan Rasulullah SAW, sebenarnya kita menunjukkan rasa cinta kita kepada beliau. Oleh karena itu, mengikuti jejak beliau dalam bersedekah merupakan bagian dari pelaksanaan sedekah sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah SAW.
... ``` Berita ini telah diparafase dan disesuaikan dengan slug "/menghidupkan-sunnah-Rasul-melalui
BERITA02/09/2025 | BAZNAS Kota Bandung
Maulid Nabi: Meningkatkan Kasih Sayang kepada Rasulullah
Maulid Nabi sebagai Momen Peningkatan Kecintaan kepada Rasulullah
Maulid Nabi adalah peristiwa penting dalam agama Islam yang diperingati untuk meningkatkan cinta, keimanan, dan ketaatan umat Muslim kepada Nabi Muhammad SAW. Melalui kegiatan seperti membaca sirah Nabi, bershalawat, bersedekah, serta mencontohi akhlak mulia beliau, umat merayakan kelahiran Nabi dengan penuh khidmat.
Pentingnya Maulid Nabi dalam Merajut Persatuan Umat
Meningkatkan Rasa Cinta dan Penghargaan:
Maulid Nabi bertujuan untuk menguatkan rasa cinta dan penghargaan terhadap Nabi Muhammad SAW sebagai teladan bagi umat Islam.
Mendorong Peneladanan Akhlak:
Peringatan ini mendorong umat untuk mempelajari dan meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam segala aspek kehidupan, termasuk ibadah, pendidikan, dan sosial.
Memperkuat Keimanan:
Maulid Nabi memberikan kesempatan bagi umat untuk memperkuat keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui pengamalan ajaran dan sunnah Rasulullah.
Menumbuhkan Kepedulian Sosial:
Selain urusan ibadah, peringatan Maulid Nabi juga mengajarkan pentingnya kepedulian sosial dan persatuan di kalangan umat Islam.
Amalan Berbagai Ketika Maulid Nabi
Membaca Sirah dan Kisah Nabi:
Studi tentang kisah hidup Nabi Muhammad SAW merupakan cara yang efektif untuk lebih memahami dan meneladani teladan beliau.
Bershalawat:
Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW adalah bentuk nyata cinta dan taat kepada perintah Allah SWT untuk mengikuti jejak Rasulullah.
Bersedekah:
Perbuatan baik seperti bersedekah dianjurkan sebagai bagian dari perayaan Maulid Nabi.
Mengadakan Pengajian dan Diskusi Keagamaan:
Kegiatan ini bertujuan untuk mendalami pemahaman tentang ajaran Islam dan sejarah Nabi Muhammad.
Berzikir dan Berdoa:
Bersama-sama berzikir dan berdoa merupakan bagian integral dari peringatan Maulid Nabi untuk mendekatkan diri kepada Allah dan Rasul-Nya.
BERITA02/09/2025 | BAZNAS Kota Bandung
BAZNAS Kabupaten Badung Jalani Audit Kepatuhan Syariah dan Akreditasi oleh Kemenag Kab Badung
Badung, 1 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Badung melaksanakan audit kepatuhan syariah dan akreditasi syariah yang dilakukan oleh Kementerian Agama Kabupaten Badung. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Zona Integritas (ZI) Kantor Kemenag Kabupaten Badung pada Senin (1/9).
Acara dipimpin oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam Kabupaten Badung, H. Parwoto, didampingi oleh pegawai Bimas Islam, H. Hanika dan Azizah.
Dari pihak BAZNAS Kabupaten Badung, hadir Ketua BAZNAS H. Bambang Sumantri, Wakil Ketua II H. Giri Suryanto, Wakil Ketua IV Moh. Ibarohim, Pelaksana I Yusuf Abdullah, serta Pelaksana II Choirun Nasli Hasibuan.
Kegiatan audit berlangsung dengan khidmat dan lancar. Kasi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Badung, H. Parwoto, menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja BAZNAS Badung.
“BAZNAS Badung sudah baik, semoga ke depan bisa lebih baik lagi,” ujarnya.
Audit kepatuhan syariah dan akreditasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan tata kelola zakat di Kabupaten Badung sesuai dengan prinsip syariah, transparan, dan akuntabel.
BERITA01/09/2025 | Humas
Pemkab Badung Libatkan Tokoh Lintas Agama dan BAZNAS Jaga Kondusivitas Daerah
Badung, 1 September 2025 — Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh lintas agama, untuk turut menjaga kedamaian dan ketentraman di wilayah Kabupaten Badung. Ajakan ini disampaikan dalam pertemuan yang digelar di Kantor Bupati, Puspem Badung, Senin (01/09).
Pertemuan ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, Sekretaris Daerah IB Surya Suamba, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik I Nyoman Suendi, serta tokoh-tokoh dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Badung. Hadir pula Pimpinan BAZNAS Kabupaten Badung, yang secara aktif dilibatkan dalam diskusi mengenai stabilitas sosial di tengah dinamika masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyoroti isu rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar di berbagai Kantor DPRD kabupaten/kota di Indonesia. Ia menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk menerima aspirasi masyarakat, termasuk mahasiswa, selama disampaikan secara damai dan tertib.
“Kami terbuka terhadap penyampaian aspirasi, namun mari kita jaga agar tidak sampai berujung pada tindakan anarkis. Bali, khususnya Badung, adalah tanah kedamaian, pusat pariwisata dunia. Menjaga ketenangan daerah ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan pentingnya prinsip lokal "di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung", sebagai cerminan kearifan lokal yang harus dipegang teguh dalam situasi apapun.
Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk menyampaikan pendapat sesuai dengan aturan hukum yang berlaku, serta menghindari provokasi atau kepentingan-kepentingan lain yang dapat merusak tujuan utama dari aspirasi tersebut.
Kehadiran tokoh lintas agama dan pimpinan BAZNAS dalam pertemuan ini memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan suasana damai dan kondusif di Kabupaten Badung. Pemerintah berharap sinergi ini dapat terus berlanjut dalam menjaga harmoni sosial di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini
BERITA01/09/2025 | Humas
Apresiasi Nasional, Bupati Badung Raih Penghargaan BAZNAS Award 2025
Bupati Badung Raih Penghargaan Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat di BAZNAS Award 2025
Badung — Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, SH meraih penghargaan sebagai Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat pada ajang BAZNAS Award 2025 yang digelar di Hotel Mercure Convention Ancol, Jakarta, Kamis (28/8/2025).
Penghargaan tersebut diberikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang aktif mendukung gerakan zakat di wilayahnya. Dalam kesempatan itu, penghargaan diterima secara langsung oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung) Nyoman Suendi yang mewakili Bupati Badung.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Badung terhadap penguatan gerakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Kabupaten Badung. Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS, diharapkan optimalisasi penghimpunan dan penyaluran ZIS dapat terus berkembang, sehingga mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat.
BAZNAS Award merupakan ajang tahunan yang diberikan kepada lembaga, tokoh, dan kepala daerah yang berkontribusi besar dalam penguatan ekosistem zakat di Indonesia.
BERITA28/08/2025 | Humas
BAZNAS Kabupaten Badung Raih Penghargaan Penghimpunan ZIS Non-ASN Terbaik di BAZNAS Award 2025
Jakarta, 28 Agustus 2025 – BAZNAS Kabupaten Badung kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang BAZNAS Award 2025 yang berlangsung di Mercure Convention Hotel Ancol, Jakarta, Kamis (28/8), BAZNAS Kabupaten Badung berhasil meraih penghargaan kategori Penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Non-ASN Terbaik.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keberhasilan BAZNAS Kabupaten Badung dalam mengoptimalkan potensi zakat masyarakat umum di luar kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Upaya penghimpunan dilakukan melalui berbagai program kreatif dan inovatif, serta sinergi dengan berbagai mitra, sehingga semakin memperluas jangkauan layanan zakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Badung menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan tersebut.
“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak, termasuk para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS Kabupaten Badung. Prestasi ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dalam penghimpunan dan penyaluran ZIS, demi memberikan manfaat yang lebih besar bagi mustahik,” ujarnya.
Ajang BAZNAS Award 2025 diikuti oleh BAZNAS Provinsi, Kabupaten/Kota, serta Lembaga Amil Zakat dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi sarana apresiasi bagi lembaga-lembaga zakat yang menunjukkan kinerja terbaik dalam tata kelola, inovasi, dan kontribusi terhadap kesejahteraan umat.
Dengan penghargaan ini, BAZNAS Kabupaten Badung semakin meneguhkan komitmennya untuk menghadirkan layanan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak luas, khususnya dalam memperkuat penghimpunan ZIS non-ASN.
BERITA28/08/2025 | Humas

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
