WhatsApp Icon

BAZNAS Kabupaten Badung Bentuk Kampung Tanggap Bencana Pertama, Wujudkan Masyarakat Siaga

18/07/2026  |  Penulis: Humas

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Kabupaten Badung Bentuk Kampung Tanggap Bencana Pertama, Wujudkan Masyarakat Siaga

Dok BAZNAS Kab Badung

Badung – BAZNAS Kabupaten Badung resmi memulai pembentukan Kampung Tanggap Bencana (KATANA) pertama di Kabupaten Badung melalui kegiatan yang diselenggarakan di Masjid Baiturrahman, Kampung Islam Bugis, Desa Angantiga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali, pada Sabtu (18/7/2026).

Program ini merupakan bagian dari penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana melalui pendekatan berbasis komunitas. Kegiatan ini menjadi langkah awal BAZNAS Kabupaten Badung dalam membangun budaya kesiapsiagaan masyarakat, sehingga warga memiliki pengetahuan, keterampilan, dan koordinasi yang baik ketika menghadapi situasi darurat.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Badung, H. Muh. Sugeng, bersama Kepala Kampung Islam Bugis Angantiga, Ramsudin. Dalam sambutannya, H. Muh. Sugeng menyampaikan bahwa pengelolaan zakat tidak hanya diwujudkan melalui bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga melalui program-program pemberdayaan yang mampu meningkatkan ketahanan dan keselamatan masyarakat.

“Kampung Tanggap Bencana merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS untuk membangun masyarakat yang tangguh. Kita berharap masyarakat tidak hanya siap ketika bencana terjadi, tetapi juga memahami bagaimana mengurangi risiko sejak dini melalui edukasi, koordinasi, dan semangat gotong royong,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kampung Islam Bugis Angantiga, Ramsudin, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kampung Islam Bugis sebagai lokasi pembentukan Kampung Tanggap Bencana pertama di Kabupaten Badung. Ia berharap seluruh masyarakat dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi Kampung Tangguh Bencana (KATANA) yang memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya mitigasi bencana, pengurangan risiko, serta kesiapsiagaan berbasis komunitas.

Peserta juga mengikuti berbagai sesi pembelajaran yang membahas identifikasi risiko bencana di lingkungan sekitar, penyusunan rencana aksi masyarakat, sistem peringatan dini (Early Warning System), Pembentukan Kelompok Kerja dan pembagian tugas saat kondisi darurat, hingga pemetaan jalur evakuasi dan penentuan titik kumpul yang aman.

Melalui kegiatan ini, warga Kampung Islam Bugis Angantiga didorong untuk menjadi pelaku utama dalam upaya pengurangan risiko bencana. Dengan meningkatnya kapasitas masyarakat, diharapkan setiap warga mampu mengambil langkah yang tepat, cepat, dan terkoordinasi apabila sewaktu-waktu terjadi bencana.

Rangkaian pembentukan Kampung Tanggap Bencana akan berlanjut dengan simulasi penanggulangan bencana yang dijadwalkan pada pekan berikutnya. Simulasi tersebut menjadi bagian penting untuk menguji kesiapan masyarakat sekaligus memastikan sistem, jalur evakuasi, dan pembagian peran yang telah disusun dapat berjalan secara efektif.

Melalui program Kampung Tanggap Bencana, BAZNAS Kabupaten Badung menegaskan komitmennya untuk menghadirkan manfaat zakat yang lebih luas. Tidak hanya membantu masyarakat yang terdampak bencana, tetapi juga membangun masyarakat yang tangguh, peduli, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana demi terwujudnya kemaslahatan bersama.

 

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Badung.

Lihat Daftar Rekening →